Helikopter PK-RGH Dihantui Pencarian Intensif di Kalsel

Pencarian Helikopter PK-RGH di Kalimantan Selatan Masih Berlangsung

VEGASHOKI88 – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan masih terus melakukan pencarian helikopter PK-RGH yang hilang kontak di Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Pencarian hari ketiga ini difokuskan pada pencarian melalui udara dengan penambahan tiga armada helikopter, guna memperluas area pencarian dan mempercepat proses penemuan.

Penambahan Armada Helikopter untuk Optimalkan Pencarian

Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa saat ini, pihaknya telah mengerahkan lima helikopter untuk mendukung pencarian. Sebelumnya, Basarnas hanya memiliki dua helikopter, namun kini jumlahnya bertambah tiga unit, sehingga total heli yang aktif beroperasi mencapai lima. Penambahan ini merupakan bagian dari upaya maksimalisasi pencarian agar dapat menjangkau seluruh area yang berpotensi menjadi lokasi helikopter hilang kontak.

Sumber Bantuan Helikopter Tambahan

Dikatakan Sudayana, ketiga helikopter tambahan berasal dari berbagai sumber, yakni satu unit dari TNI Angkatan Udara dan dua unit dari PT Silo. Ketiganya melengkapi helikopter dari Mabes Polri dan BNPB yang sudah lebih dulu beroperasi. Semua helikopter tersebut diterbangkan secara bergantian menuju lokasi pencarian, membantu tim SAR jalur udara untuk memperluas pencarian di sekitar area hilangnya helikopter PK-RGH.

Jumlah Personel dan Lokasi Pencarian Darat

Selain pencarian melalui udara, tim darat pun turut dikerahkan untuk mempercepat pencarian. Hari ini, sekitar 260 personel gabungan dari berbagai unsur dilibatkan dalam penyisiran di lapangan. Mereka menyisir wilayah sekitar lokasi hilang kontak helikopter dengan menggunakan jalur darat. Pendekatan gabungan ini diharapkan dapat mempercepat proses pencarian dan memperbesar peluang menemukan keberadaan helikopter serta penumpangnya.

Kronologi dan Kondisi Helikopter

Helikopter PK-RGH milik Eastindo Air dilaporkan hilang kontak pada hari Senin (1/9/2025). Helikopter dengan nomor penerbangan BK 117-D3 tersebut berangkat dari Bandar Udara Gusti Sjamsir Alam di Kabupaten Kotabaru, Kalsel, dengan tujuan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Berdasarkan manifest penumpang yang dirilis Basarnas Banjarmasin, terdapat delapan orang di dalam helikopter, terdiri dari dua pilot dan teknisi mesin, serta enam penumpang lainnya. Menurut data, helikopter baru mengudara selama delapan menit sebelum hilang kontak.

Upaya Terus Dilakukan Hingga Penemuan

Hingga saat ini, pencarian masih berlangsung dan kondisi cuaca di wilayah tersebut cukup mendukung. Ratusan personel gabungan dari berbagai unsur tetap melakukan penyisiran melalui jalur darat dan udara secara bersamaan. Upaya ini dilakukan demi menemukan keberadaan helikopter PK-RGH dan memastikan keselamatan seluruh penumpang serta kru di dalamnya. Masyarakat di sekitar pun diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan jika melihat tanda-tanda keberadaan helikopter tersebut. Pihak berwenang berkomitmen untuk terus melakukan pencarian hingga helikopter dan seluruh penumpangnya ditemukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *