Pondok Patin Bakar Banjarmasin, Legenda Kuliner Habiskan 150 Kg Ikan Sehari

Pondok Patin Bakar Banjarmasin Legendaris, Habiskan 150 Kg Ikan Sehari

VEGASHOKI88 – Pondok Patin Bakar Banjarmasin, meskipun masih terbilang muda dibandingkan kuliner legendaris lainnya di Indonesia, sudah dikenal luas oleh masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya.

Tempat makan ini kini menjadi salah satu ikon kuliner khas Kalimantan Selatan yang terkenal dengan olahan patinnya.

Baru pertama kali mengikuti festival kuliner tahunan Kampoeng Legenda 2025 di Mal Ciputra, Jakarta Barat, Pondok Patin Bakar langsung menarik perhatian banyak pengunjung dari luar kota.

Manajer Pondok Patin Bakar Banjarmasin, Aldira Pradana, menyatakan bahwa mereka belum pernah

mengikuti acara kuliner di luar Kalimantan sebelumnya, meskipun outlet mereka di sana cukup besar dan terkenal.

Popularitas dan Sistem Kemasan untuk Oleh-oleh

Salah satu daya tarik utama dari Pondok Patin Bakar adalah kemasan praktis yang memudahkan wisatawan membawa pulang olahan patinnya. Potongan patin bakar sudah dikemas dalam alumunium foil, sehingga tetap menjaga kehangatan ikan saat dibawa pulang.

Aldira menyarankan agar pengunjung menghangatkan kembali ikan tersebut di teflon atau microwave selama satu sampai dua menit agar rasanya tetap nikmat saat disantap.

Uniknya, banyak rombongan wisatawan luar kota yang memilih membeli patin bakar sebagai oleh-oleh. Mereka sering membungkusnya dalam kemasan ini untuk dibawa pulang dan dinikmati di tempat tinggal masing-masing.

Sejarah dan Pengelolaan Usaha

Awalnya, Pondok Patin Bakar hanyalah sebuah warung kecil di Banjarmasin. Kini, usaha ini telah berkembang dan dikelola oleh generasi kedua, Wijaya Tjuatja.

Saat ini, mereka memiliki delapan gerai yang tersebar di berbagai lokasi di Banjarmasin. Dua di antaranya merupakan rumah makan berkapasitas besar, sementara enam lainnya adalah gerai kecil yang tersebar di berbagai sudut kota.

Dengan pengalaman dan kualitas bahan yang terjaga, Patin Bakar mampu menyajikan olahan patin yang segar dan berkualitas tinggi setiap hari.

Pemilihan Ikan dan Proses Pengolahan

Kunci utama dari kelezatan olahan patin di Pondok Patin Bakar terletak pada pemilihan ikan segar. Ikan

patin yang digunakan berasal dari patin sungai yang ukurannya lebih besar dan rasanya lebih manis serta teksturnya lebih lembut dibandingkan patin penangkaran.

Ikan-ikan ini harus dalam kondisi hidup dan segar saat dibersihkan dengan air mengalir. Setelah dibersihkan, ikan dipotong menjadi beberapa bagian, lalu diolesi bumbu rahasia dapur, kemudian dibakar selama sekitar 30 menit.

Proses ini memastikan rasa dan tekstur ikan tetap optimal, serta mengurangi bau tanah yang khas jika proses pembersihan dilakukan dengan benar.

Harga dan Porsi

Harga satu potong patin bakar di Pondok Patin Bakar berkisar Rp 50.000-an untuk patin sungai, dan sekitar Rp 31.000 untuk patin penangkaran.

Di Kampoeng Legenda 2025, mereka menjual paket lengkap dengan nasi dan lalapan dengan harga berkisar Rp 70.000 sampai Rp 90.000.

Satu ekor ikan yang digunakan biasanya berbobot minimal lima kilogram, sehingga potongan patinnya cukup besar dan mengenyangkan.

Persiapan dan Stok Harian

Setiap hari, Pondok Patin Bakar mulai menyetok ikan bakar pukul 07.00 WITA. Mereka menyiapkan minimal 30 potong patin untuk stok awal saat restoran buka.

Kondisi ikan yang segar dan proses pengolahan yang terjaga kualitasnya membuat kuliner ini tetap

digemari dan mampu memenuhi permintaan pelanggan yang datang dari berbagai daerah.

Dengan cita rasa khas dan kekayaan proses pengolahan, Patin Bakar Banjarmasin terus

mempertahankan reputasinya sebagai destinasi kuliner legendaris yang terkenal akan kelezatan patinnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *