Kebakaran Hebat Melanda Permukiman di Kutai Kartanegara
VEGASHOKI88 – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Jalan Masjid RT 14, Kecamatan Sanga-sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Rabu (23/7/2025) siang.
Insiden ini menyebabkan enam rumah hangus terbakar dan satu warga meninggal dunia karena terjebak di dalam rumahnya saat kejadian. Korban diketahui menderita stroke, sehingga tidak mampu menyelamatkan diri saat api mulai melanda.
Upaya evakuasi yang dilakukan petugas juga mengalami hambatan akibat cepatnya penyebaran api dan ledakan dari tabung gas yang terjadi di lokasi kebakaran.
Kecepatan Api dan Hambatan Evakuasi
Api pertama kali dilaporkan sekitar pukul 13.00 WITA dan dengan cepat menyebar ke seluruh kawasan permukiman yang didominasi oleh rumah kayu.
Angin kencang turut memperparah kondisi, membuat api semakin membesar dan sulit dikendalikan.
Ledakan yang diduga berasal dari tabung gas di salah satu rumah mempercepat penyebaran api dan menyulitkan petugas pemadam kebakaran (Damkar) menjalankan tugasnya.
Rahman, salah satu petugas Damkar, menyebutkan bahwa mereka mencoba masuk ke dalam area yang
terbakar, namun api yang besar dan ledakan membuat proses evakuasi menjadi sangat sulit dan berbahaya.
Proses Pemadaman dan Bantuan Relawan
Proses pemadaman dilakukan selama berjam-jam, mulai pukul 01.00 WITA hingga pukul 03.00 WITA,
dan dilanjutkan dengan kegiatan pembasahan dan pendinginan sampai pukul 06.30 WITA.
Dalam penanganan kebakaran ini, banyak relawan dari berbagai daerah turut membantu, termasuk dari Samarinda, Anggana, dan Redkar-redkar.
Bantuan dari posko-posko di Palaran Samarinda, Muara Jawa, serta tim dari perusahaan sekitar lokasi
turut dikerahkan untuk mempercepat proses penanggulangan dan memberikan bantuan kepada warga terdampak.
Upaya Pemulihan dan Penyelidikan Penyebab Kebakaran
Selain itu, pihak kelurahan bersama keluarga korban sedang mengoordinasikan bantuan lanjutan untuk warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini. Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan oleh aparat berwenang.
Petugas dan relawan terus berupaya memadamkan api sekaligus mengamankan lokasi untuk mencegah kebakaran meluas dan mengevakuasi warga yang membutuhkan pertolongan.
Kejadian ini menjadi peringatan akan bahaya kebakaran di kawasan padat penduduk, khususnya yang mayoritas rumah berbahan kayu dan sulit dijangkau saat terjadi kebakaran besar.