Penemuan Akhir Tragis: Muhammad Fathir Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Tarakan
VEGASHOKI88 – Tim SAR Kota Tarakan berhasil menemukan Muhammad Fathir Adhar yang berusia 13 tahun dalam kondisi tidak bernyawa setelah dilaporkan hanyut saat
mandi di perairan Pelabuhan Tengkayu II, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Penemuan korban ini menjadi kabar duka setelah pencarian berlangsung selama beberapa jam pasca kejadian yang terjadi pada hari Minggu, 25 Mei 2025.
Penemuan Korban dan Kondisinya
Menurut Kasi Operasi Kantor SAR Tarakan, Dede Hariana, melalui pesan tertulis di grup WhatsApp resmi Sinergi SAR Kaltara, Senin (26/5/2025),
pihaknya menyatakan bahwa “Tim SAR Gabungan telah menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.”
Penemuan ini menandai akhir dari proses pencarian yang dilakukan oleh berbagai unsur
SAR, termasuk petugas dari Basarnas, kepolisian, dan relawan masyarakat yang turut serta dalam operasi pencarian.
Setelah dievakuasi, jenazah Muhammad Fathir langsung dibawa ke RSUD Kota Tarakan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kronologi Kejadian dan Upaya Pencarian
Peristiwa hilangnya Muhammad Fathir terjadi sehari sebelumnya, yakni pada hari Minggu, 25 Mei 2025. Saat itu, tiga anak usia sekolah dasar dilaporkan tenggelam saat sedang berenang di area Pelabuhan Tengkayu II. Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh keluarga korban, Fadli, sekitar pukul 14.45 WITA.
Menurut Fadli, ketiga anak tersebut memang sedang bermain dan berenang di sekitar pelabuhan, namun tiba-tiba mereka terbawa arus yang cukup deras.
Hasil Pencarian dan Imbauan Keselamatan
Dede Hariana menjelaskan bahwa tiga korban tersebut hanyut terbawa arus saat berenang di area yang diketahui cukup rawan. “Dua korban berhasil selamat dan langsung dirujuk ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara satu korban, Muhammad Fathir, masih dalam pencarian dan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihak SAR dan petugas terkait terus berusaha mencari korban
yang masih hilang, namun keberhasilan pencarian sangat bergantung pada kondisi cuaca dan arus di sekitar lokasi kejadian.
Pentingnya Kesadaran dan Pencegahan
Keberhasilan penemuan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan saat beraktivitas di perairan, terutama bagi anak-anak yang masih belum memahami risiko di lingkungan laut dan pelabuhan.
Kepala Kepolisian Tarakan turut mengimbau masyarakat untuk selalu mengawasi anak-anak saat bermain di dekat perairan dan menghindari berenang di tempat yang tidak aman.
Selain itu, pihak berwenang juga mengingatkan pentingnya pemasangan pelampung dan pengawasan ketat saat anak-anak bermain di area yang berbahaya.
Dampak dan Harapan Masyarakat
Kejadian ini menambah daftar panjang insiden tenggelam yang terjadi di wilayah Tarakan,
dan menjadi perhatian serius bagi semua pihak agar lebih meningkatkan kewaspadaan
dan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti instruksi keselamatan dan tidak berenang di tempat yang tidak disediakan pengawasan dari petugas berwenang.